Translator

Saturday, March 07, 2015

Sumatera Utara: Kembara Wisata Alam – Menjelajah Utara Danau Toba

Tarikh : 21 Februari 2015
Lokasi : Pangururan – Sianjur Mula-mula – Silalahi – Tongging - Medan
Jarak : 231 km
Coordinate :

Day 5

Dari Pengururan kami memasuki tanah besar Sumatera dengan melalui sebuah jambatan sepanjang ±20 meter sahaja. Jambatan yang melintas sebuah terusan sejauh ± 1km yang dibina oleh penjajah Belanda suatu ketika dahulu yang dikenali sebagai Tano Ponggol. Terusan ini memisahkan Pulau Samosir dengan Sumatera Utara.

Rumah Batak di Desa Ginolat

Pandangan

Kemudian kami melalui kawasan Pusuk Buhit untuk melihat puncak di pinggir barat Danau Toba. Kemudian ke Desa Ginolat, Sianjur mula-mula. Asal Mulanya Orang Batak itulah maksud “SIANJUR MULA-MULA”. Desa yang dikelilingi bukit-bukit yang indah, hamparan sawah padi yang teratur dan  yang pasti udara yang sejuk dan segar. Ada banyak juga lokasi wisata menarik di sini seperti Rumah Si Raja Batak, Aek Bintatar, Air Terjun Hadabuan Nai Sogop dan lain-lain lagi,  namun kesuntukan masa tidak dapat singgah (uuhhh!).

Menara Pandang Tele (N2° 33.126' E98° 38.366')

Menara Pandang Tele  sebuah menara 4 tingkat yang dibina di kawasan tinggi. Ia dibina dalam tahun 1980 dan dirasmikan oleh Drs. G. Sinaga ( Bupati Tapanuli Utara ) dalam tahun 1988. Dari menara ini dapat melihat pemandangan luas Danau Toba yang indah dan bukit-bukit yang menghijau. Puncak Gunung Pusuk Buhit dan air terjun Efrata juga jelas dari menara ini.

Pandangan Luas dari Menara Tele

Silalahi

Silalahi terletak di pinggiran danau toba tepatnya di Kabupaten Dairi. Terletak di hujung Danau Toba. Tempat yang penuh kedamaian dimana keindahan panorama Danau Toba lebih terserlah, menenangkan hati dan menyejukkan mata. Kami menelusuri sepanjang pantai sejauh ±28 kilometer  mulai dari Desa Silalahi I, Silalahi II, Silalahi III, dan Paropo.

Bagaikan Lukisan di belakangnya: Permandian Pancur Simalas – Permandian suci kaum Batak, Kononnya jika sesiapa yang meminum ‘Air Kehidupan Ini’,  akan beroleh Rezeki dan Panjang Umur.

Pada bulan Jun hingga Julai akan ada angin kencang bertiup yang menghasilkan ombak di kawasan ini. Air tasiknya juga sangat jernih sekali hingga menampakan ikan yang berenang di dalam danau

Air terjun Sipiso piso (N2° 54.963' E98° 31.389')

Kredit Gambar to Amerda Omey

Air Terjun Sipiso-piso terletak di Desa Tongging, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo. Air terjun ini berada pada ketinggian 1,402 meter dan adalah antara air terjun tertinggi di Indonesia (120 meter ) Ada laluan  dengan anak tangga tersedia untuk pengunjung turun hingga ke dasarnya. Perjalanan memakan masa r ±1 jam.

Tidak sempat untuk mendekati air terjun ini kerana kami tiba agak lewat. Kelewatan kerana terpaksa menunggu kereta rakan kami yang tayarnya pecah. Kami hanya melihat dari kejauhan di kawasan ‘view point’ nya. Kelihatan kehebatan air terjun ini yang keluar dari tebing tinggi dan airnya jatuh langsung ke bawah. Disamping dapat melihat hamparan keindahan Tanah Karo dan menikmati keindahan Pulau Samosir dan Danau Toba.

Rumah Makan berdekatan Brastagi , Sajian enak sekali

Jam 1.30 pagi di Kota Medan dan bermalam di Cherry Inn (N3° 34.530' E98° 39.347') yang terletak di Jl. Sei Martebing No. 9/11, North Sumatra, Indonesia

 

 

Pantai sekitar Silalahi


Pautan Kembara Berkaitan

1. Sumut: Kembara Wisata Alam – Day 1
2. Sumut: Kembara Wisata Alam – Day 2
3. Sumut: Kembara Wisata Alam – Day 3
4. Sumut: Kembara Wisata Alam – Day 4
5. Sumut: Kembara Wisata Alam – Day 5
6. Sumut: Kembara Wisata Alam – Day 6

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...